Tuesday, June 10, 2003
Ja-im.., so what ?
Sering ja-im alias jaga image? Wuih, bohong aja kalau nggak. Sebab, sadar atau nggak, qta sering juga lo ja-im. Mungkin di depan orangtua, di depan guru, di depan temen-temen, ataupun di depan pacar (ups, terutama sang gebetan baru). Tapi... tau nggak alasannya kenapa qta suka ja-im? Kayaknya mesti deh, karena kalau kebanyakan ja-im juga nggak sehat.
Demi Penilaian Orang ;
Memang, yang namanya image otomatis akan mempengaruhi penilaian orang tentang qta. Apalagi yang namanya kesan pertama. Orang-orang punya kebiasaan bertingkah laku atau memperlakukan orang lain sesuai dengan penilaian qta pertama kali terhadap sikap orang itu. Saat pertama kali bertemu dengan seseorang, sengaja atau nggak, qta akan langsung menilainya. Penilaiannya bisa bermacam-macam, dari mulai penampilan fisiknya, cara bicaranya, isi omongannya, sampai perilakunya secara keseluruhan. Nggak heran kalau qta pun jadi sering ja-im begitu.
Tapi, daripada ja-im, mendingan... ;
Image seseorang terhadap qta memang bakalan mempengaruhi sikap mereka terhadap qta. Makanya, qta perlu banget membangun image yang positif, supaya orang lain bersikap positif terhadap qta. Tapi, tunggu dulu. Membangun image positif lain lho sama ja-im. Ja-im itu lebih ke menciptakan sesuatu yang bukan diri qta. *Nah loh* Saat qta ja-im, qta cenderung mengatur sikap qta supaya orang lain menyukai qta.. dan akhirnya malah nggak jadi diri sendiri dong.
Makanya, daripada ja-im, lebih baik qta bersikap apa adanya aja. Qta tonjolkan hal-hal positif yang ada pada diri qta. Jadi, orang yang menyukai qta pun memang menyukai qta karena we are what we are, bukan karena qta adalah orang lain... :)
posted by chibi at 2:03:00 PM