|
|
Wednesday, December 15, 2004
Maaf..
Para psikolog mengatakan ; bahwa meminta maaf adalah bentuk terapi memulihkan rusaknya hubungan antar manusia. Kata maaf itu tidak mahal. Bahkan kadang tidak kita sadari berserakan di berbagai kalimat percakapan. Tapi saat dihadapkan pada keadaan yang serius, setelah kita berbuat sesuatu yang fatal, seringkali perkataan tersebut sulit sekali keluar. Jika kata maaf dirasa sulit sekali keluar dari mulut kita, coba ikuti tips di bawah agar lidah tidak kelu lagi ^^.. : 1. Sadari kesalahan. Akuilah kesalahan kita. Rela mengakui kesalahan dan mau bertanggung jawab akan membuat permintaan maaf kita lebih cepat diterima dan dimaafkan. Apalagi dengan ucapan tulus, tidak berbelit-belit dan langsung pada permasalahan. 2. Good timing. Hindari minta maaf saat seseorang sedang marah. Bisa jadi permintaan maaf kita tidak diterima. Temui dan jelaskan duduk perkaranya beberapa hari kemudian. Saat itu kemarahan pasti sudah berkurang. Untuk suatu masalah yang besar, hadapi orangnya, tatap matanya *bukan di pelototin :D* dan berikan penjelasan yang diperlukan. Jika persoalan terjadi di kantor, segera meminta maaf sebelum bos atau klien menyadari kesalahan kita. Hal ini akan membuat kita tampak lebih teliti. 3. Don't make excuses,make explanation. Setelah mengaku kesalahan, beri penjelasan pada orang yang telah kita sakiti. Yakinkan kita tidak bermaksud buruk. Langsung minta maaf dan menjelaskan situasi dengan tidak mengada-ngada menunjukkan keseriusan kita. 4. Tawarkan ganti rugi. Jika memang kesalahan kita mengakibatkan kerugian materil buat dia, tawarkan menggantikan kerugian yang terjadi. Kalaupun kita tidak mampu menanggung semuanya, jelaskan dengan jujur, asal kita tetap ikut menggantinya. Bagaimana pun juga toh itu andil kita. Well.., mulailah dengan hati lapang dan jangan pelit kata maaf lagi yaa..
posted by chibi at 6:08:00 PM
|
Me
|